Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gotong Royong, Warisan Budaya Nusantara yang Bikin Erat Persaudaraan

Makna dan nilai budaya Nusantara gotong royong yang sering diabaikan oleh masyarakat. Telaah mendalam dari segi persaudaraan.
Beberapa anak berdiri di sawah menghadap kanan
Ilustrasi kecil yang mencerminkan gotong royong

tintanesia.com - Di Indonesia gotong royong masih dilaksanakan hingga sekarang. Diketahui hal ini berlangsung lama sejak nenek moyang di berbagai daerah dari sabang hingga Madura. Di banyak kampung, kebiasaan ini masih mudah ditemui terutama saat warga bersih-beraih lingkungan, memperbaiki rumah, membangun surau, atau mempersiapkan acara.

Perlu kita ketahui bersama, gotong royong ini tidak ada upah. Kebiasaan buang berkenaan dengan kekompakan ini, pasalnya merupakan sikap dari saling peduli. Bisa dipastikan, kebiasaan ini dilakukan karena semuanya punya rasa di wariskan turun temurun, sehingga tak ada sedikit pun kepentingan pribadi di balik budaya yang satu ini.

Hal itu sesuai dengan pernyataan Moh Hasip (47) asal Madura yang telah melalang buana ke penjuru Indonesia, Selasa 30 Juni 2026.

Dia mengatakan jika gotong royong memang kebiasaan baik yang ada di berbagai daerah. Jadi nyaris semua tempat yang dia pijaki ada budaya yang satu ini.

"Saya suka merantau ke berbagai daerah. Jadi rata-rata, memang ada kebiasaan gotong royong," kata dia.

Seperti Apa Kehidupan Sederhana di Balik Gotong Royong?

Menurut pemahaman Hasip, gotong royong itu mengajarkan tentang kehidupan yang akan terasa ringan jika dijalani bersama. Apalagi setiap individu memiliki bakat atau kemampuan berbeda, sehingga apapun pekerjaannya pasti bisa diselesaikan dengan mudah.

"Namun makna gotong royong yang sejati, tidak rampung pada sebuah pekerjaan, tetapi rasa persaudaraan yang tumbuh semakin kuat," ungkapnya.

Tentu nilai tersebut, kata Hasip melanjutkan, juga membentuk hubungan lebih akrab di tengah masyarakat. Selain itu muncul rasa saling percaya, saling menghormati, dan saling menjaga sehingga lingkungan menjadi lebih nyaman untuk di huni.

Hafid mengutarakan beberapa fungsi lain gotong royong, yakni sebagai berikut:

1. Gotong Royong Menumbuhkan  kepedulian

Gotong royong itu mengajarkan pentingnya peduli terhadap orang lain. Kepedulian yang dimaksud seperti membantu tetangga yang sedang membutuhkan. Tentu hal itu tidak hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga bisa memperkuat hubungan antarsesama. Nah, dengan keepeulian semacam ini, tentu membuat masyarakat lain tidak mudah bersikap acuh terhadap lingkungan sekitar.

Perlahan kemudian, kebiasaan saling membantu membentuk rasa memiliki terhadap lingkungan. Kok bisa gitu? Nah hal dikarenakan setiap orang telah terdorong ikut menjaga kebersihan, keamanan kampung, dan kenyamanan lingkungan.

2. Gotong Royong Mempererat Persaudaraan

Gotong royong ini bisa dibilang bisa mempererat persaudaraan. Hal itu bisa ditemukan saat masyarakat sedang bekerjasama, yakni komunikasi berlangsung lebih akrab. Dalam situasi seperti itu, obrolan sederhana, kerja sama, dan saling menghargai terbangun dengan sendirinya. Tentnunya dengan itu, jarak yang menyekat sebelumnya bisa hilang secara pelan.

Kita buka-bukaan saja, bahwa hubungan erat tidak selalu dibangun lewat pertemuan resmi. Tetapi juga bisa melalui kegiatan gotong royong yang bisa menumbuhkan secara alami rasa kekeluargaan.

3. Gotong Royong itu Identitas Budaya Nusantara

Gotong royong bisa dikatakan sebagai identitas yang membedakan Indonesia dengan negara lain. Apalagi hingga saat ini budaya tersebut dijaga hingga sekarang. Tentunya dengan nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Gotong royong ini tetap memiliki arti oenting meski perkembangan teknologi maju semakin cepat. Artinya budaya tersebut tak tergerus oleh modernisasi yang serba digital ini. Apalagi tradisi itu, seakan mengarahkan manusia yang saling membutuhkan terutama saat hidup berdampingan.

4. Menjaga Semangat Gotong Royong di Era Modern

Menjaga gotong royong bisa dimulai dari tindakan sederhana, seperti ikut kerja bakti, membantu tetangga, atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar. Langkah kecil seperti itu tergolong bagian penting dalam merawat budaya yang telah diwariskan selama bertahun-tahun.

Maka bisa kita pastikan bersama, jika gotong royong tidak hanya menjadi kenangan dari kehidupan masa lampau. Jauh dari itux yakni berkenaan dengan nilai yang tetap dibutuhkan untuk membangun masyarakat yang rukun, peduli dan saling menghargai.

Penjelasan Hasip itu bisa kita perpendek definisinya, yaitu gotong royong termasuk warisan budaya Nusantara yang memiliki makna lebih besar dari kerjasama itu sendiri. Apalagi di dalamnya, terdapat nilai persaudaraan, tanggung jawab, dan kebersamaaan yang menjadi pondasi kuat kehidupan masyarakat.

"Nah, selama nilai-nilai itu terus kita jaga, gotong royong akan tetap menjadi budaya yang mempererat persaudaraan," pungkasnya.* (Fau) #Gotong_Royong #Budaya_Nusantara #Kearifan_Lokal

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Gotong Royong, Warisan Budaya Nusantara yang Bikin Erat Persaudaraan
  • Gotong Royong, Warisan Budaya Nusantara yang Bikin Erat Persaudaraan
  • Gotong Royong, Warisan Budaya Nusantara yang Bikin Erat Persaudaraan
  • Gotong Royong, Warisan Budaya Nusantara yang Bikin Erat Persaudaraan
  • Gotong Royong, Warisan Budaya Nusantara yang Bikin Erat Persaudaraan
  • Gotong Royong, Warisan Budaya Nusantara yang Bikin Erat Persaudaraan

Posting Komentar