5 Warung Kopi Dekat Makam Bung Karno, Cocok untuk Melepas Lelah
![]() |
| Ilustrasi kopi di salah satu warung Blitar |
tintanesia.com - Berziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar sering kali menghadirkan pengalaman yang sulit dilupakan. Setelah menyusuri kawasan yang menyimpan jejak sejarah Presiden pertama Republik Indonesia itu, langkah kaki rasanya belum ingin langsung beranjak pulang. Justru pada momen seperti inilah, secangkir kopi hangat terasa menjadi teman yang pas untuk mengistirahatkan tubuh sekaligus menenangkan pikiran.
Menariknya, kawasan di sekitar Makam Bung Karno tidak hanya dikenal sebagai tujuan wisata sejarah. Di beberapa sudut kota, terdapat warung kopi dengan suasana yang berbeda-beda. Ada yang mengusung konsep modern, ada yang mempertahankan nuansa klasik, bahkan ada pula yang mengajak pengunjung menikmati kopi di lingkungan perkebunan yang telah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Karena itulah, perjalanan di Blitar terasa semakin lengkap ketika diselingi waktu untuk singgah sejenak.
1. Cassa.24brew, Tempat Bersantai dengan Nuansa Modern
Jika menginginkan tempat yang nyaman setelah berziarah, Cassa.24brew bisa menjadi pilihan pertama. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Makam Bung Karno sehingga mudah dijangkau tanpa harus menempuh perjalanan panjang.
Suasananya terasa modern, rapi, dan nyaman untuk menikmati secangkir kopi sambil berbincang santai. Selain itu, kedai ini juga beroperasi selama 24 jam sehingga memberikan keleluasaan bagi pengunjung yang datang sejak pagi maupun menjelang malam.
2. WARUNG KOPI MBAH ADJAM yang Sarat Nuansa Tempo Dulu
Berbeda dari kedai sebelumnya, WARUNG KOPI MBAH ADJAM menghadirkan suasana yang lebih klasik. Begitu memasuki area warung, nuansa tempo dulu langsung terasa melalui konsep tempat yang sederhana, tetapi tetap hangat.
Sambil menikmati kopi, suasana di sekitarnya menghadirkan kesan akrab yang mengingatkan pada warung-warung tradisional. Karena itu, tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin beristirahat tanpa meninggalkan nuansa khas Kota Blitar.
3. Kedai Kopi Soewansjuwon Bernuansa Seni dan Budaya
Perjalanan kemudian dapat dilanjutkan menuju Kedai Kopi Soewansjuwon. Tempat ini menawarkan suasana yang berbeda karena memadukan konsep kedai kopi dengan sentuhan seni dan budaya Jawa.
Ornamen bernuansa vintage menghiasi beberapa sudut ruangan sehingga menghadirkan suasana yang tenang. Sambil menikmati minuman favorit, pengunjung juga dapat merasakan atmosfer yang terasa lebih santai dan penuh karakter.
4. Kedai Kopi Abah yang Sederhana dan Bersahabat
Apabila ingin menikmati kopi ditemani camilan, Kedai Kopi Abah layak dipertimbangkan. Selain menyediakan beragam pilihan minuman, tempat ini juga dikenal dengan menu roti canainya yang menjadi favorit banyak pengunjung.
Suasananya sederhana, namun justru itulah yang membuat banyak orang merasa betah. Setelah lelah berjalan di kawasan wisata sejarah, berhenti sejenak di kedai ini menjadi cara sederhana untuk mengembalikan energi sebelum melanjutkan perjalanan.
5. De Karanganjar Koffieplantage, Menikmati Kopi di Perkebunan Bersejarah
Bagi yang masih memiliki waktu lebih, perjalanan dapat diteruskan menuju De Karanganjar Koffieplantage. Meski lokasinya sedikit lebih jauh dari pusat Kota Blitar, suasana yang ditawarkan memberikan pengalaman yang berbeda.
Hamparan kebun kopi, bangunan bersejarah, serta udara yang terasa lebih segar membuat tempat ini menarik untuk disinggahi. Menikmati secangkir kopi langsung di kawasan perkebunan yang telah berdiri sejak tahun 1874 tentu menghadirkan kesan tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain.
Berziarah dan Ngopi
Pada akhirnya, perjalanan ke Makam Bung Karno tidak hanya menghadirkan kisah tentang sejarah bangsa. Di balik perjalanan itu, tersimpan pula kesempatan untuk menikmati sisi lain Kota Blitar melalui warung-warung kopi yang memiliki karakter masing-masing.
Setiap tempat menawarkan pengalaman yang berbeda. Ada yang menghadirkan suasana modern, ada yang menghidupkan kembali nuansa klasik, sementara yang lain mengajak menikmati kopi di tengah jejak sejarah perkebunan. Perbedaan itulah yang membuat perjalanan terasa lebih berwarna.
Ketika secangkir kopi telah habis dinikmati, perjalanan pun terasa lengkap. Bukan semata karena telah mengunjungi destinasi bersejarah, melainkan juga karena sempat memberi waktu bagi diri sendiri untuk berhenti sejenak, menikmati suasana, lalu membawa pulang kenangan hangat dari sudut-sudut Kota Blitar.* (Sadewo tne) #Warung_Kopi #Bung_Karno #Kopi_Blitar #Pesona_Warung

Posting Komentar